Pernahkah hiatus alias vakum? Dalam hal ini, saya berbulan-bulan tidak menulis di blog. Di sini maupun di blog satunya yang sudah TLD.

Katanya mau jadi penulis, jadi blogger profesional? Kok gak nulis? Plaaak! Slap to myself.  Memang,terlalu banyak excuse atas kelalaian ini. Salah satunya adalah perkara gadget. Saya terlalu combonk untuk belajar menulis pakai hp. Padahal sudah banyak blogger lain yang mahir menulis via gawainya. FYI, laptop saya yang dibeli tahun 2008 kondisinya sudah mengenaskan. Kabelnya terkelupas, abjadnya sudah diambil paksa oleh…Saladin.

Saladin juga menjadi salah satu alasan vakumnya dua blog utama saya. Dua minggu sebelum ramadhan, saya mendapat pinjaman laptop dan bertekad menulis lagi. Lalu..hening. Tiga menit kemudian…”Mama..TOLOONG!”. Hah? Di mana Saladin?

Ternyata ia sudah berada di luar rumah, loncat jendela. Di lantai DUA. Huaaa. Untung dia menginjak genteng, jadi ada pijakannya. Astaghfirullah.

Itulah nikmatnya punya anak super aktif, harus siaga setiap saat. Tapi tetap saja ada yang harus dikorbankan. Salah satunya adalah kegiatan menulis. Saat dia tidur, maunya saya mencicil nulis 1-2 paragraf. Tapi seringnya sudah teler dan ikut ketiduran. Kapan nulisnya? Mewek dehh.

Blog TLD yang domain-nya hadiah dari seorang kawan yang baik hati ini bikin saya senang sekaligus stress. Senang karena akhirnya punya dot com sendiri. Gak perlu digusur gusur kayak jaman multiply dulu.

Tapi saya jadi terpacu untuk menulis. Duh, nulis apa ya minggu ini? Berapa viewer dan commentatornya? Domain authority ku berapa? Dll, dst. Jadinya saya hanya memikirkan SEO.

Dan lupa akan kesenangan menulis.

Terseret dalam kebosanan. Menulis-share link, balas komen-balik BW. Begitu terus.

Lalu saya analisa. Hmm, kalau bosan menulis di blog, harusnya saya banting setir nulis cerpen untuk media lagi. Atau menulis di wattpad. Atau di instagram lalu share di tumblr.

Senin depan Saladin sudah masuk TK. Jadi saya punya waktu 2-3 jam untuk me-time dan menulis. Horee..

Semoga bisa istiqamah menulis lagi.

 

Advertisements