Judul: Brisbane
Subjudul: Pesan Cinta Terhalang
Penulis: Leyla Hana
Penerbit: DAR! Mizan
Cetakan : 1, oktober 2014
Tebal: 207 halaman
ISBN: 978-602-242-492-5

Apa yang kau lakukan jika kau menyayangi adik perempuanmu sendiri? Bukan sebagai saudara kandung, tapi sebagai seorang wanita. Itulah yang dirasakan Raka. Remaja 17 tahun ini merasa ada yang aneh ketika berdekatan dengan Anggia, adik kembarnya.

brisbane

Anggia dan Raka bukan kembar identik, jadi wajar kalau banyak orang heran ketika tahu bahwa mereka kembar. Raka berkulit putih, mirip ayah bundanya. Sedangkan Anggia hitam manis.

Walau hitam manis, Anggia tidak minder. Ranking 1 selalu diraihnya. Sedangkan Raka tidak terlalu suka belajar, bahkan PR-nya selalu dikerjakan Anggia.

Kakak beradik ini tak terpisahkan, sampai Anggia ingin kuliah di Brisbane, Australia. Raka shock karena ia tak pernah berpisah jauh dari adiknya. Sedangkan Anggia ingin membuktikan bahwa ia bisa hidup mandiri, dan mendapat perhatian dari sang Bunda.

Sejak mereka kecil, Bunda agak pilih kasih. Raka minum asi, sementara Anggia minum susu formula. Raka lebih disayang , bahkan agak dikekang.

Akhirnya Anggia dapat beasiswa untuk kuliah di Brisbane, dari kantor Pak Rahman, ayahnya. Bu Lidya, bundanya, menangis, mengapa Raka kalah cerdas dengan adiknya? Namun ia mengikhlaskan kepergian Anggia.

Bagaimana dengan Raka? Diam diam ia menyusul ke Brisbane. Sang Bunda menangis pilu, karena anak kesayangannya menghilang. Pak Rahman sebenarnya tahu, Raka ada dimana. Tapi ia bingung, akankah berkata jujur pada istrinya?

Sementara di Brisbane, Raka baru sadar bahwa ia tidak bisa survive karena terbiasa dimanja. Apalagi ia tak bisa bicara dalam bahasa inggris dengan lancar. Di Hostel, ia bertemu Phillipe, anggota band The Black Head, dan langsung menawarkan diri untuk jadi asisten mereka.

Suasana Brisbane yang hangat tak bisa menenangkan hati Anggia, karena Raka menghilang. Gia menerima tawaran sahabat barunya untuk liburan di Gold Coast. Ternyata di sana ia bertemu dengan, siapa hayo? Akankah ia tahu yang sebenarnya? Mengapa Bunda pilih kasih?

Saat novel ini tamat, saya berkata ‘haa, segini aja?’. Endingnya menggantung. Semoga ada terusannya.

Asyik sekali membaca buku ini, hanya butuh beberapa jam untuk menamatkannya. Setting Brisbane benar-benar kuat, seolah-olah pembaca berada di sana.

Saya pun heran ketika ada pembaca lain yang bilang kalau buku ini hanya berisi 50% setting Brisbane. Lho, justru setting yang jadi salah satu kekuatan novel. Pasti dia belum pernah baca karya NH Dini.

Overall, novel ini almost perfect.

Sukses untuk mbak Leyla Hana

Advertisements