Aku menari di atas penderitaan. Bukan penderitaan orang lain, melainkan penderitaanku sendiri. Dua tahun cukup sudah, terasa lama sekali. Aku memendam masalah. Tapi tak usah lagi melongok yang dulu.

Aku menari d atas penderitaan. Justru bersyukur karena tersadar atas kesalahanku. Ternyata riba itu mengerikan. Mencekik, membuat hidup kami nyaris berantakan.

Aku menari di atas penderitaan. Harus loncat, melewati semua dengan gagah. Tak boleh ada air mata. Lari emngejar ketertinggalan, bukannya lari dari kenyataan.

Jika bisnis gagal, bangkit lagi. Karena Ia tak akan mengubah nasib jika manusia tidak berusaha.

 

Advertisements