“BYURR”..Ya Allah, setelah saya longok ke dapur, Saladin sudah menumpahkan 1 teko air putih. Jam 9 malam pula, baguus nak, mama disuruh olahraga ngepel malam malam. Setelah mengepel, saya lihat ada botol kosong di meja. Ooh, rupanya ia ingin menuangkan air dari teko ke botol. Tapi karena tenaganya belum kuat, air di teko malah tumpah.

Saya tak memarahinya, malah memujinya. Bagus, mau nuang air sendiri ya. Tapi lain kali hati hati, atau minta bantuan Mama.

Di hari lain, Saladin pernah menuangkan 1 kilogram deterjen ke kamar mandi. Yaa, olahraga maniing. Bersihin kamar mandi dengan ekstra busa melimpah. Saya yakin, ia tak hanya mengambil sabun lalu bermain main. Mungkin ia hanya meniru perbuatan orang dewasa, mencuci baju. Bagus kan kalau sudah tahu fungsi sabun itu seperti apa.

Jadi, jika anak anda menumpahkan sesuatu, atau memanjat, atau memecahkan gelas, jangan marahi dulu. Lihat penyebabnya. Siapa tahu ia ingin meraih kue di atas lemari. Atau ia ingin minum sendiri tapi tak sengaja menumpahkan air.

Karena setiap anak itu istimewa. Dan tugas orangtua untuk mengarahkannya.

 

Advertisements