Sabtu sore kemarin alhamdulillah dapat kesempatan ikut pengajian Rw. Sounds lebay? Yaa..ini pengajian pertama sejak Saladin bisa jalan. Setelah ia lincah jalan dan lari suka menclok sana sini jadi yaa ga bisa diajak pengajian. Mau titip emak kok ya kasihan, jobdesc nya kan prt bukan baby sitter.

Ok kembali ke pengajian. Sore itu tumben tumbennya Saladin tidur pulas ( biasanya tidur jam 11 siang). Jadi saya bisa mandi lalu ngacir ke pengajian. Rupanya sang empunya rumah sedang ada hajatan, akan menikahkan putrinya minggu depan.

Setelah baca yasin dan tahlil saya iseng mengamati para ibu yang datang. Alhamdulillah semuanya memakai pakaian muslim yang rapi lengkap dengan kerudungnya. Walaupun ada yang aslinya tak berkerudung kalau ga ada pengajian. Tapi, ap yang membuat mata terbelalak? Silau..kinclong..

Gemerincing emas terdengar di sana sini. Kalung, gelang, cincin, semua dipamerkan. Seolah sebagai tanda, nih aku orang kaya! Padahal bisa jadi rumahnya ngontrak. Bibir merah bergincu. Wooo

Apa niat mengaji? Nambah ilmu agama? Sosialisasi? Pamer kecantikan?

Boleh yaa saya sekali sekali nyinyir. Harusnya kalo di rumah juga dandan rapi dan cantik kaan..

Ah sudahlah. Saya cuma anak bawang disana. Di akhir acara terburu buru pulang, takut Saladin terbangun.

Advertisements