Minggu lalu Mama mengikuti gerak jalan di sekolah adik bungsu. Beliau berharap dapat doorprize utama, yaitu sepeda motor. Lalu saat pulang, ternyata yang dibawa adalah…setrika..Hihihi. Lumayan, daripada gak dapat hadiah sama sekali.
Kebetulan setrika di rumah sudah minta ganti. Kabelnya mengelupas, jadi kalau mau nyetrika ahrus berhati-hati, takut kesetrum. Belum beli yang baru, eeeh dapat hadiah setrika. Lumayan :D.
Setelah itu saya merenung. Ternyata Dia memberi yang kita butuhkan, bukan yang diinginkan. Ketika setrika rusak diberi gantinya yang baru, bukannya sepeda motor.
Flashback ke tahun 2008. Saya ngomel ngomel karena ada peraturan baru, wajib skripsi. Angkatan saya kena tulah, harus mengerjakan skripsi (dalam bahasa inggris), padahal angkatan di atas tidak wajib. Kebijakan baru ini yang bikin puyeng, dan akhirnya kuliah dan skripsi dikerjakan dengan susah payah selama 5 tahun.
Ternyata..Saya baru tahu maknanya setahun kemudian. Seandainya saya lulus tepat waktu (tahun 2008) mungkin tidak bisa membantu Tante. Akhir tahun 2009 Tante membutuhkan seorang sekretaris, karena sekretaris yang sebelumnya sedang cuti hamil dan melahirkan. Dan beliau tidak mudah untuk mempercayai orang baru, lebih baik kerabat sndiri yang direkrut. Alhamdulillah saya bisa kerja magang di perusahaan furnitur, sebagai sekretaris dan jurubahasa (karena kebanyakan klien dari Perancis dan Belanda). Jika saya lulus tahun 2008 bisa jadi sudah bekerja di tempat lain, dan Tante kerepotan.
Ya, bisa jadi anda ngomel, kok nasibku gini, gitu. Sabar dan tetap berusaha. RencanaNya lebih indah. Karena Dia memberi yang kita butuhkan, bukan yang kita inginkan.

Advertisements