Pagi ini saya tidak sengaja nonton variety show baru (tapi lama, cuma pindah stasiun tv aja) di salah satu tv swasta. Bedanya sekarang ada bintang tamunya yaitu pemeran pandawa lima dari serial mahabharata.  Acaranya? Ya, lucu lucuan aja. Tapi satu yang menarik perhatian saya, pesertanya ANAK SD. Sengaja pake huruf besar ngetiknya. Ha, senin pagi bukannya upacara lalu belajar malah di studio tv, ikutan kuis? Bukan cerdas cermat pula…Pak Mentri..KPI..tolong disemprit ini mah..

Setelah intro oleh mc-nya (3 mc cewek saya belum tahu namanya), ada tarian dari anak cewek. Wah, masih kecil sudah pandai menari. Tari india, dan berbaju india (keliatan pusernya). Sementara di sudut lain ada anak kecil lain berbaju masha (baju panjang pink dan pake scarf pink).

Setelah itu ada pertunjukan adu bakat. Disana saya menemukan kelucuannya. Anak kecil, pakai make up, berbaju seperti orang dewasa, centil. Ada yang bernyanyi, menari, dan lain-lain. Bakatnya bagus sih. Tapi…

Tapi apa? Ya, anak kecil bertingkah dewasa malah dipuja puja. Dibilang cepat besar, cepat matang. Sementara kalau ibunya dianggap terlalu dewasa (alias tua) gak mau.

Sudah punya anak gak mau dipanggil Tante, maunya dipanggil Kakak. Sebulan sekali konsultasi ke dokter kulit, untuk mendapat produk anti aging. Ada keriput sedikit bingung. Rambut beruban sedikit langsung dicat di salon.

Jadi, ya..Sewajarnya saja lah. Kalo punya anak kecil didandani sesuai usianya. Kalau berbaju seksi takut diculik oleh pedofilia. Ibunya keliatan tua? Percayalah, senyuman manis itu bikin awet muda.

 

 

Advertisements