Klak! Pintu terbuka. Air menetes netes dari tubuhnya yang tak berbalut handuk, lalu ia berlari, berjoget mengikuti lagu yang dinyanyikan Masha.
Ya, Saladin sedang kegandrungan serial Masha and the bear, sampai sampai ia melarikan diri saat mandi sore, berjinjit dan pergi ke depan televisi .

Dulu saya pikir ini adalah sesuatu yang lucu ketika ia berjoget mengikuti irama soundtrack kartun atau jingle iklan.
Awalnya ia mengikuti ayahnya yang nonton film di televisi. Tapi ia tak mengikuti filmnya, ia hanya suka iklannya. Ikut ikutan bergoyang jika lagu iklannya upbeat dan semarak. Sementara ibunya bisa tenang memasak atau membalas inbox fb dari klien (pekerjaan saya wiraswasta di rumah).

Saat menonton iklan ia bisa anteng dan tenang, tak lagi menarik taplak atau memporak-porand

akan rumah.
Sampai suatu saat ia ngomong “terserah”, padahal saya tak pernah mengajarinya.

Ternyata, ia meniru iklan salah satu minuman kemasan. Aih sayang, sebegitu hafalkah kamu dengan iklan-iklan di televisi? Saya tersadar bahwa ia terlalu banyak menonton TV. Pagi nonton masha, siang upin ipin, sore masha lagi.

Kapan belajarnya? Kapan stimulasinya?
Oh Tuhan jangan sampai ia kecanduan tv !

Setelah search di google ternyata banyak sekali efek negatif kecanduan tv, diantaranya anak jadi obesitas dan pasif. Aih, saya harus segera bertindak !

Diet tv harus dimulai. Sehari hanya boleh nonton televisi selama 1 jam. Nonton masha selama 30 menit di pagi hari, dan 30 menit di sore hari.
Resikona, saya harus menidurkannya setelah isya, agar bisa nonton mahabharata tanpa ditemani Saladin, ehehhe.

Jika ia asyik menonton iklan di tv, saya mematikan tv dan melepas kabelnya, jadi ia tak bisa menyalakannya lagi. Lalu saya alihkan perhatiannya. Kami menggambar bersama, main kuda-kudaan, atau melakukan permainan lain. Rumah jadi lebih berantakan . Tak apa-apa, saat ia tidur saya bisa membereskannya.

Untung nya Saladin belum kecanduan tv. Jika tv mati ia tidak tantrum dan menjerit-jerit. Masih bisa dialihkan. Mau jual tv? Nanti ayahnya gak bisa nonton film lagi. Tv bukan lagi sahabat terbaiknya. Hanya selingan saja.

 
tulisan ini menjadi pemenang favorit di lomba menulis grup hybf (healthy and yummy baby food-aremanita)
Advertisements