Suatu siang, saya dan prt sedang ngobrol di teras, sambil menuntun Saladin. Muncul dua orang wanita yang langsung bertanya , “mbak apa butuh jasa baby sitter?”

WHAT?

Langsung saya tolak secara halus, “maaf, anak ini saya asuh sendiri”.

“Atau ibu mau kerja di ibu X, hanya bersih bersih rumah”

Tapi ia menolak, alasannya karena ibu X punya usaha pembuatan kerupuk ikan (padahal ada karyawannya sendiri, mungkin ia takut disuruh menggoreng kerupuk).

Lalu saya tawarkan peluang lain.

“Di rumah bu D biasanya butuh karyawan untuk packing barang dagangan”

Dia menjawab, “ah, saya takut, lagian tidak bisa bahasa inggris”

Ya, suami bu D ini orang asing.

Kemudian ia pamit pulang.

PRT bercerita, wanita ini pernah sekali datang ke rumah, pinjam uang. Berasnya habis. Padahal suaminya sakit kanker. Dan anaknya sembilan. Iya, ada SEMBILAN saudara saudara.

HAH? Jaman udah kb, dua anak cukup, malah punya anak 9? subhanallah.

Betapa Allah mempercayainya untuk mendidik dan membesarkan 9 anak.

Aih, rupanya saya pernah bertemu wanita ini, ramadhan tahun lalu. Ia berjualan kue kering, keliling dari rumah ke rumah. Beberapa tahun lalu ia juga pernah menawarkan termos dan peralatan rumah tangga lain, yang bisa dibeli secara kredit.

Semua ia lakukan, demi kesembilan anaknya.

Maaf bu, saya belum bisa membantu apa-apa.

Hanya bisa membantu doa, semoga Allah selalu melindungimu dan keluarga besarmu.

Advertisements