Ada beberapa penyebab mengapa anak dicap sebagai ‘nakal’. Kata nakal di sini sengaja saya pasang di dalam tanda kutip, karena bagi banyak orang, anak yang tingkahnya aktif luar biasa itu nakal, padahal ia hanya butuh penyaluran energi yang tepat. Ketika anak mulai suka mengacak makanan, menjambak rambut, atau bahkan nekat memanjat jendela, jangan marah dulu. Ini beberapa penyebabnya.

  1. Lapar

Jangan emosi ketika anak membuka kulkas lalu meremas telur-telur ayam di dalamnya. Ketika sudah berceceran, tahan tangan agar tidak menghajarnya. Ingat, ia darah dagingmu, Bun! Mengapa tega kausakiti keturunanmu sendiri? Ketika ingin memaki, sebelum mengeluarkan berondongan kata-kata pedas, lebih baik pergi ke ruang lain untuk melampiaskan tangisan dan teriakan. Setelah tenang, baru dekati dia.

Bersihkan lantai dan kulkas yang bau amis dengan lap basah, lalu mandikan anak dengan tenang. Tanyakan baik-baik, mengapa ia malah mainan telur? Oh, bisa jadi ia lapar. Ia ingin memasak telur dan menirukan aksi bundanya di dapur, tapi belum tahu caranya, jadi diremas-remas saja.

Jarum jam menunjukkan angka 2, rupanya tingkahnya yang aktif membuatnya lekas lapar, padahal tadi sudah makan siang. Tawarkan untuk makan roti atau biskuit sebagai pengganjal perutnya. Setelah kenyang, bujuk untuk mau tidur siang.

  1. Cari Perhatian

Anak yang suka memanjat meja bisa jadi hanya mencari perhatian bundanya yang sedang asyik menonton video di gadget, hayo, siapa yang kadang kayak gini? Kadang anak hanya ingin disayang, diperhatikan oleh bunda. Akhirnya ia melakukan sesuatu agar sang ibu menoleh ke arahnya, walau hal itu belum benar. Misalnya sengaja mengacak-acak lemari, menumpahkan minuman, dan lain-lain.

  1. Bosan

Bisa jadi anak terlihat ‘nakal’ karena bosan. Sepanjang hari ia terkurung di rumah (karena belum bersekolah). Ketika anak mulai bertingkah, ajaklah jalan-jalan walau hanya di taman dekat rumah. Di sana, ia bisa berlari atau bersepeda untuk menyalurkan energinya.

  1. Cemburu

Anak terlihat ‘nakal’ dan suka mencubit adik bayi? Jangan emosi dulu bunda! Ia hanya cemburu karena semua orang memperhatikan adiknya, sedangkan ia dicuekin. Jadi, ketika sedang memberi ASI, usahakan untuk tetap menyayangi si kakak dengan cara mengelus kepalanya, mengajaknya mengobrol, dan lain-lain.

Ajaklah ia untuk turut belajar mengurus adik, misalnya dengan memilihkan baju, mengambilkan diapers, mengelap dengan tisu basah. Jadi, ia merasa diperhatikan dan sekaligus belajar bertanggung jawab dengan ikut merawat adik. Bisikkan bahwa bunda sayang semua, dan lama-lama ia akan mengerti.

Bagaimana bunda, siap mempraktekkan tips-tips di atas? Sekali lagi saya katakan, tak ada anak nakal. Adanya hanya anak yang bosan dan meminta perhatian. Kasih sayang akan melumerkan emosi negatifnya. Ayo peluk anak-anak sekarang juga.

Siapa ingin jadi selebgram? Keuntungannya adalah kita bisa mendapat endorse dan punya penghasilan tambahan. Cara menambah follower ada beberapa, seperti pansos alias panjat sosial. Seseorang berkomentar negatif di akun artis atau membuat postingan yang mengejek gaya hidup seseorang. Ingin terkenal di  Instagram tanpa memilih jalur negatif? Ini beberapa caranya.

  1. Menata Feed Instagram

Feed Instagram  apa sudah dirapikan? Cara menatanya cukup mudah, dengan mengedit foto, memberi bingkai, baru di-upload. Pilih bingkai yang sama atau warnanya senada antara satu foto dengan yang lain. Selain memberi bingkai,  juga bisa membuat background foto yang warnanya senada. Semua ini bisa Anda lakukan dengan aplikasi editing foto.

  1. Sering Sharing

Fasilitas Insta-story jangan diabaikan, karena kadang lebih banyak yang melihat foto atau menonton video di sana, daripada foto di feed Instagram. Bagikan ilmu di Insta-story, misalnya tips menata bahan makanan di kulkas, cara memilih tas kulit, dan lain-lain. Pilih background foto yang warnanya menarik dan tersedia banyak di Google image.

  1. Meng-upload Foto Sesuai Trend

Apa hal yang terjadi akhir-akhir ini? Misalnya Anda melihat berita Pekan Olahraga Pelajar Provinsi. Jika punya hobi menggambar, maka buatlah gambar maskot dari acara itu. Jangan lupa beri hashtag #Porprov. Jika ada yang mencari informasi di Instagram dengan hashtag tersebut dan menemukan karya itu, kemungkinan besar ia akan jadi follower baru.

  1. Menuliskan Hashtag yang Tepat

Hashtag atau tagar wajib menyertai sebuah caption foto. Tagar yang tepat juga bisa menambah follower baru. Misalnya, Anda  mem-posting foto bekal makanan, lalu memberi hashtag #bento #bekal #bekalsehat, dan lain-lain. Akan tetapi, jangan memberi hashtag terlalu banyak, misalnya sampai 30 buah, karena kurang efektif.

  1. Sering ikut Kuis dan Lomba

Ada banyak kuis dan lomba di Instagram dan ikutilah beberapa kuis yang sesuai minat Anda. Jika suka memasak, bisa mengikuti lomba resep masakan. Saat jadi pemenang, maka akan menambah follower baru. Bagaimana jika Anda belum menang? Akan ada juga follower baru yang tertarik dengan resep buatan Anda. Mereka tahu akun Instagram Anda dari hashtag wajib yang ada pada lomba resep tersebut.

  1. Mempromosikan Akun Instagram di Facebook

Anda juga bisa mempromosikan akun Instagram di status Facebook. Misalnya, Anda menulis status tentang tips membersihkan wajah dari riasan, lalu menambah kalimat promosi seperti “dapatkan tips lain di akun Instagram saya @cantikcantikku”. Teman Facebook yang belum mem-follow akan tertarik, lalu mengikuti akun Instagram milik Anda.

  1. Menjadi Diri Sendiri

Pernahkah Anda mendengar kasus seorang selebgram yang ternyata berbohong karena tidak menunjukkan kehidupan aslinya yang sederhana? Kita tak perlu menyewa tas branded atau berhutang demi liburan ke luar negeri, karena ingin memiliki foto yang bagus di Instagram. Saat menjadi diri sendiri dan menunjukkan kreativitas, maka follower akan bertambah.

Ada beberapa cara untuk menambah follower Instagram tanpa harus panjat sosial. Anda bisa mempromosikan akun Instagram di Facebook, mengikuti kuis, menata feed, dan menuliskan hashtag yang tepat. Jika kita sudah jadi selebgram, jadikan Instagram sebagai tempat untuk menuangkan kreasi, menambah teman, dan membaca tren terbaru.

Hai, anak-anak pulang sekolah jam berapa? Jika mereka makan siang di sekolah, tentu kita bawakan bekal agar lebih hemat dan sehat. Namun, memasak dan menyiapkan menu bekal kadang butuh waktu lama. Jika ladies ingin bekal matang lebih cepat, ayo simak tips di bawah ini.

  1. Siapkan Bahan Masakan di Malam Hari

Di pagi hari, kita masak untuk menu sarapan dan bekal. Jika ingin lebih efisien, maka siapkan bahan-bahannya saat malam. Misalnya, kita bisa mengupas kentang, mengirisnya, lalu memasukkan ke dalam mangkuk berisi air dan disimpan di kulkas. Esoknya, kentang tinggal digoreng dan jadilah french fries untuk dimakan ananda di siang hari. Sayuran seperti wortel dan buncis juga bisa dibersihkan dan dipotong-potong, sehingga paginya tinggal dibumbui.

  1. Buatlah Menu yang Mudah

Menu yang mudah dibuat seperti sandwich, pasta dan nasi goreng, bisa jadi pilihan saat akan membuat bekal. Selain memasaknya mudah, kita juga tidak membutuhkan aneka jenis bumbu. Anak-anak akan memakannya dengan semangat, dan kita tidak akan terlalu lelah setelah berjibaku di dapur.

  1. Menyetok Frozen Food

Frozen food seperti sosis dan nugget bisa jadi pilihan lauk praktis untuk bekal, karena tinggal digoreng. Menyetok makanan beku di kulkas tidak apa-apa kok. Kita tinggal membeli lauk frozen homemade yang tidak mengandung pengawet. Agar lebih seimbang gizinya, buatlah salad sayur atau tumis buncis dan beri potongan apel pada kotak bekal.

  1. Menyimpan Bumbu Dasar di Kulkas

Proses memasak itu sebenarnya cepat, hanya saja menyiapkan bahan dan bumbunya yang lama. Trik untuk mempersingkat waktu di dapur saat akan membuat bekal adalah dengan menyiapkan bumbu dasar warna putih, merah, dan kuning. Jika ingin membuat nasi goreng, tinggal campurkan 2 sendok makan bumbu dasar putih dengan nasi dan kecap manis. Ingin memasak kare tahu? Gunakan bumbu dasar kuning dan tambahkan santan.

Cara memasak bekal yang cepat itu cukup mudah. Siapkan bahan-bahannya sejak semalam, dan buat menu yang mudah. Selain itu, kita bisa menyetok lauk beku dan menyiapkan bumbu dasar. Bekal akan dimakan anak-anak dengan sukacita. Pengorbanan kita untuk memasak di dapur di tengah dinginnya pagi, terbayar sudah.

 

Saat malam, mata terasa berat tapi tak  bisa tidur. Rasanya hidup ini sumpek, hutang di mana-mana, sudah kerja nyaris 11 jam sehari tapi kemakmuran belum menghampiri. Di saat hampir terpuruk, rasanya hati ini makin terhimpit. Doa-doa dilantunkan, Anda bersimpuh dan berharap ketenangan. Akan tetapi, batin masih sering sering bertanya, bagaimana cara untuk berbahagia?

Rasa bahagia makin langka, bagaikan emas yang harus didulang selama berhari-hari. Saat ingin meraih kebahagian, Anda berusaha sekuat tenaga. Semua target kerja dicatat dengan rapi, setiap peluang usaha yang menghasilkan uang juga dicoba. Ketika semua ikhtiar sudah dilakukan, tetap saja bahagia belum sudi untuk menghampiri.

Pengandaian Semata

Aku bisa berbahagia jika mendapat uang 100 juta. Jika aku beruntung saat mendapat warisan dan kaya mendadak, maka semua kesedihan akan sirna. Kita terus membayangkan kebahagiaan akan datang jika sudah sukses, jika sudah punya mobil, lalu lamunan-lamunan itu datang dan tanpa sadar malah menggerogoti hati.

Saat kita berusaha untuk bahagia, yang ada malah makin sengsara, karena membayangkan suatu hal yang belum terjangkau. Ketika standar untuk berbahagia sudah terlalu tinggi, kapan kita bisa merasakan kebahagiaan yang sejati? Pantaskah kita menyalahkan Tuhan yang dirasa tidak adil dalam membagi kebahagiaan pada setiap umat-Nya?

Jika sudah kaya, jika punya segalanya, jika keluarganya sudah pernah umroh, dan jika-jika lainnya malah membuat Anda menjauh dari kebahagiaan. Banyak orang mencari di mana muara kebahagiaan berada dan sayangnya kebahagiaan itu seakan identik dengan besarnya materi yang dimiliki oleh manusia.

Ketika Anda masih berandai-andai karena banyak keinginan yang belum terwujud, maka kebahagiaan tidak akan pernah menghampiri. Cobalah untuk membuang kata ‘jika’ agar terus berbahagia. Kata itu ringan diucapkan, namun efeknya sangat menancap dan bisa menggerogoti batin karena membuat manusia selalu berangan-angan dan mengeluh akan keadaannya.

Ketika belum punya mobil, maka tersenyumlah dan bersyukur bahwa Anda berbahagia karena bisa mengendarai sepeda motor ke kantor. Saat hujan turun, maka dengan enteng Anda memesan taksi online, alih-alih berpikir jika punya mobil pribadi maka akan selalu terlindungi dari segala cuaca. Mengubah mindset dari perasaan sengsara menjadi bahagia, bisa diwujudkan dengan mudah, asal Anda terus praktek dan melempar kata ‘jika saja’ dari pikiran.

Perasaan Bahagia Tidak Identik dengan Materi

Apa arti kebahagiaan sejati? Jika kebahagiaan diartikan dengan besarnya materi, maka kenyataannya ada orang kaya yang tidak berbahagia, karena saat pensiun tidak ada anak dan cucu yang menemani hari tuanya. Ada beberapa selebritis yang nekat mengakhiri hidupnya sendiri, karena ia tidak tahan mengalami tekanan publik. Kebahagiaan yang terpancar saat ia berfoto di depan mobil mewah miliknya, seakan hanya hal yang semu.

Kesenangan setelah belanja juga diartikan manusia sebagai kebahagiaan, padahal rasa senang hanya emosi sesaat. Ketika nekat memakai kartu kredit untuk memborong produk fashion terbaru di Mall, alih-alih merasa bahagia, Anda akan kena batunya. Uang menipis, tagihan belanja melonjak, tiap bulan diteror oleh penagih hutang. Saat berharap akan bahagia, nyatanya yang datang hanya kebingungan dan kekecewaan.

Ketika ada orang yang ingin mencari kebahagiaan dengan cara instan, misalnya dengan berburu suami yang kaya, maka ia akan cepat bosan karena rasa senang akan cepat menguap. Saat semua kafe sudah dikunjungi, lemari sudah berjejal dengan tas dan sepatu bermerek, ia bertanya-tanya apakah ini yang disebut dengan kebahagiaan?

Bahagia Adalah Realita yang Dihadapi

Bahagia adalah kenyataan hidup yang kita hadapi sehari-hari. Nikmati saja prosesnya. Perasaan bahagia sebenarnya sangat mudah dan bisa hadir setiap hari. Setiap pagi bisikkan kedalam hati, bahwa semua manusia berhak bahagia. Mengundang rasa bahagia itu sangat mudah, tersenyumlah dan lihat sesuatu dari kacamata positif. Nikmati realita yang ada.

Ketika rumah berantakan karena ulah si kecil, maka bayangkan kebahagiaannya saat bermain. Bersyukurlah karena dikaruniai anak yang aktif. Di lain hari, saat harus pergi ke tukang sayur padahal hari hujan, maka pikirkan wajah bahagia suami dan anak setelah menikmati masakan Anda. Keluhan hanya akan membuang semua rasa bahagia di dalam hati.

Cara Meraih Kebahagiaan Sejati

Bagaimana cara mencapai kebahagiaan sejati? Kenyataannya, hal ini sangat mudah untuk diraih. Jarak antara Anda dan kebahagiaan sejati sedekat antara jari manis dan kelingking. Ketika ingin meraih kebahagiaan, maka tersenyumlah dan lakukan hal-hal di bawah ini dengan rutin.

  1. Membuat Jurnal Syukur

Tuliskan hal-hal yang Anda syukuri di sebuah buku. Misalnya, Anda merasa bersyukur karena pagi ini masih punya tempat bernaung. Anda merasa tenang karena masih ada beberapa kilogram beras di dapur. Di garasi, ada sepeda motor yang siap dikendarai, walau usianya sudah lebih dari 10 tahun. Setelah menuliskannya, rasakan bahwa hati telah menghangat karena kebahagiaan yang merasuk di dalamnya.

  1. Mengubah Pola Pikir

Bahagia bisa dirasakan setiap saat, asal Anda bisa mengubah pola pikir menjadi positif. Ketika kemeja ketumpahan kopi, maka pikirkan senyuman karyawan laundry yang mendapat rezeki saat mencuci baju Anda. Saat gas elpiji habis jam 9 malam dan Anda tidak bisa menggoreng telur, maka ini adalah cara untuk berbagi kebahagiaan dengan kurir makanan dan warung, ketika Anda memesan delivery order.

  1. Jangan Membandingkan dengan Orang Lain

Kesuksesan orang lain sering membuat iri dan tak sadar telah menggerus kebahagiaan kita. Jangan pernah membandingkan nasib dengan orang lain, karena bisa jadi ada hal yang tercerabut darinya saat sudah meraih bahagia. Ada yang mendapat gaji puluhan juta, tapi diam-diam suaminya selingkuh. Rumput tetangga bisa terlihat lebih hijau, padahal itu rumput sintetis. Jadi, siramilah rumput kita sendiri dengan terus bersyukur dan fokus pada tujuan hidup

  1. Bahagia Itu Diciptakan

Ketika berharap kebahagiaan dari orang lain, misalnya keadaan jika istri memijati Anda sepulang kerja, atau jika suami memberi kejutan berupa cincin berlian, maka Anda akan merasa kebahagiaan itu sangat jauh. Ingatlah terus untuk membuang kata ‘jika’, dan ciptakan kebahagiaan sendiri. Tak ada salahnya sesekali Anda membeli kue ketika hati sedang penat, lalu menghirup kopi hangat di sore hari.

Bahagia sangat mudah untuk diraih, ketika Anda mampu untuk terus sabar, bersyukur, dan mengubah pikiran jadi positive thinking. Enyahkan pikiran “jika saja aku kaya maka akan bahagia’ jauh-jauh. Bahagia bisa datang jika Anda mengusahakannya. Nikmati proese untuk sukses dan bahagialah dengan menghadapi realita yang ada.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

“Selamat ulang tahun, kami ucapkan.”

Teman-temanku bernyanyi. Mereka tersenyum sambil melihat kue. Kue tart yang terlihat enak. Krimnya warna putih, ada hiasan bunga merah muda di atasnya. Aku ingin meniup lilin biru di tengah kue. Tapi bukan punyaku!

birthday cake

“Ayo Rahma, tiup lilinnya. Nanti ibu potongkan, lalu dimakan bersama.”

Bu Yayuk tersenyum pada Rahma. Ah, enak sekali jadi anak orang kaya. Rahma bisa beli kue tart enak. Temanku itu merayakan ulang tahun di sekolah. Tahun lalu, ia meniup lilin di restoran ayam goreng.

Besok ulang tahunku. Aku juga mau kue. Tapi tadi pagi ibu menggeleng. Ayah juga mendukung. “Alya, ulang tahun tak harus dipestakan.”

Bu Yayuk memberi sepotong kue. Alya berhenti melamun. Bolu cokelat ini manis, tapi aku ingin menangis.

Pulang sekolah, Alya kembali diam. Rahma bingung saat melihat wajahnya. “Alya kenapa? Apa kamu mau satu kado punyaku? Ambil saja!”

Alya hanya menggeleng lalu menutup mulut.

######

Pagi hari, Alya cepat-cepat mandi, lalu bernyanyi dalam hati. “Selamat ulang tahun Alya! Ibu tak beli kue, tapi pasti bikin nasi kuning. Ibu pasti memberi pesta kejutan untukku.”

Alya berjalan menuju ruang makan, lalu membuka tudung saja. Hanya ada sebakul nasi dan sepiring tempe goreng.

tempe

“Ibu lupa kalau Alya ulang tahun! Aku tak disayang lagi!”

Alya ingin menangis. Tiba-tiba, ia punya ide.

Alya berjalan pelan, mengintip ke dapur di belakang rumah. Ibu masih menggoreng lauk. Ayah pasti masih mandi.

Alya mengambil uang 20.000 di tasnya. Minggu lalu Nenek memberinya. Setelah memasukkan uang di kantong, Alya membuka pintu, lalu lari dari rumah.

“Aku bolos saja. Ibu dan ayah jahat! Lebih baik aku ke rumah Tante April.”

Alya belok kanan lalu berlari ke perumahan sebelah. Ia pergi ke rumah Tante April. Saudara sepupu ibu.

“Tante, Assalamualaikuum.”

Alya mengetuk pintu. Ia juga memencet bel. Tapi hanya ada suara cuitan burung gereja.

Di mana Tante April?

Alya sekali lagi kecewa. Tapi ia tak mau pulang. “Aku ke rumah Nenek saja. Nenek tak mungkin lupa ulang tahunku.”

Alya berjalan ke depan perumahan. Ia melirik ke kiri, lalu ke kanan, takut ketahuan Ibu! Untung tak ada yang sadar kalau Alya kabur.

Sebuah mobil angkot warna biru terlihat. Alya menggoyang tangan kanannya. Angkot berhenti, lalu Alya duduk di kursi sebelah sopir.

Di angkot, Alya melamun lagi. “Pasti Nenek sudah bikin kue. Beliau tak akan lupa hari ulang tahunku.

Alya hampir tertidur. Semalam, ia baru tidur jam 11. Memikirkan kue ulang tahunnya.

Tiba tiba pak sopir mengerem angkot. Alya kaget, lalu terbangun. Untung rumah nenek sudah dekat.

“Kiri pak!” Alya memberi selembar uang. Pak sopir membeli kembalian, lalu Alya turun. Ia ingin berlari ke rumah Nenek.

Di jalan, Alya melihat langit. Dulu, Ibu sering mengajak Alya piknik sambil melihat langit biru. Mereka makan sandwich lalu bernyanyi bersama. Tapi setelah menikah dengan Om Sugeng. Ibu tak pernah mengajak Alya piknik. Ia juga harus memanggil Om Sugeng “Ayah”.

“Harusnya aku sarapan dulu!” Alya memegang perutnya. Ia terus berjalan menuju rumah Nenek.

“Assalamualaikuum. Nenek, cucumu datang!”

Alya mengetuk pintu, tapi tak ada jawaban. Apa nenek masih tidur? Biasanya beliau bangun subuh lalu memasak. Apa nenek sakit?

Alya membuka pintu rumah. Di ruang tamu, ada aroma sedap. Nenek pasti masak untukku!

“Oh, cucuku datang.” Nenek tersenyum dari balik jendela kamar. Alya berlari lalu memeluk Nenek.

girl grandma

“Wah, nenek masak ayam goreng untukku ya?”

Nenek mengangguk. “Iya sayang. Nenek bikin kue dan ayam, lalu diantar kurir ke rumahmu. Lho, kamu tidak sekolah? Ibu tidak bilang?”

Nenek lalu bercerita tentang pesta kejutan Alya. Alya ingin menangis. Ternyata ibu tidak lupa ulang tahunnya!

“Ayo, nenek antar pulang. Tolong ambilkan handphone di kamar.”

Nenek menelepon taksi lalu mengajak Alya. Di dalam mobil, Alya takut ibu marah.

Mereka sampai di depan rumah Alya. Tapi pintunya terkunci!

Nenek mengambil kertas yang ditempel di pintu depan.

“Alya, ibu kemarin pesan kue ke nenek. Tapi Alya hilang. Ibu dan Ayah pergi ke kantor polisi. Kalau Alya tak mau pulang. Kue dan ayamnya untuk pak polisi saja.

Alya hanya diam. Kini ia yang diberi kejutan oleh ibu.

 

 

 

 

 

Hola!

Akhirnya update blog juga :D. Selama ini ngapain aja sih, hibernasi sekian bulan?

Maaf yaa, saya ada banyak sekali proyek di tempat lain jadi jarang ngeblog.  Tahun depan insyaaAllah mau rajin ngeblog lagi.

Kali ini mau cerita yang ringan-ringan aja. Hidupku di tahun 2018, kalau diibaratkan rasanya nano nano. Amazing!

Pertama, saya jadi tahu bahwa batasan itu dibuat oleh otak. Kalau kita bilang kemampuan hanya sampai 25 ya mentok segitu aja. Ternyata kalau dinaikin jadi 80 ya kuat-kuat aja.  Jangan pernah batasi kemampuanmu, asal tetap dalam hal positif.

Kedua, saya bersyukur bisa kerja remote dari rumah. Meskipun dianggap pengangguran, harus mengerjakan 3 bahkan 4 hal sekaligus dalam 1 waktu. Tetap disyukuri, gak usah ninggal anak dan tetap dapat pemasukan.

Terakhir, saya belajar untuk hidup lebih sederhana. Kalau bikin mie dengan topping jamur udah enak, mengapa harus beli ayam? Lebih baik uang buat beli ayam ditabung aja buat biaya pendidikan Saladin. Enak gak enak bukan tergantung dari mahalnya bahan makanan, tapi pintar-pintarnya mengolah bumbu.

Hihih maaf sok iye ya nulisnya. PAdahal kadang gak masak demi ngejar deadline kerjaan. Diusahakan lah 2019 lebih bisa ngatur waktu dan semangat kerja lagi. Saladin juga udah SD, jadi punya banyak waktu buat nulis, horee!

Kalau teman-teman bagaimana, apa hal berkesan tahun 2018?

Rasa kantuk yang menggelayut di mata sudah teracuhkan. Dengan tekun kuketik huruf demi huruf untuk membuat sebuah tulisan. Aku menulis artikel kesehatan untuk cara menjaga stamina. Sesekali suara cicak memeriahkan keheningan. Jam berdentang tiga kali. Sudah beberapa jam aku menulis hingga larut malam. Bantal sudah memanggil, namun saya harus menyelesaikan tulisan ini..

Siapa suka begadang? Di malam hari suasana memang lebih sepi dan syahdu. Sebagai penulis lepas dan blogger, saya lebih suka bekerja di malam hari, karena bisa lebih bebas menulis. Karena di siang hari tentu saya sibuk beres beres rumah dan mengasuh putra saya, Saladin, yang berusia 6 tahun.

Dalam sunyinya malam, saya bisa berkonsentrasi menulis. Tak ada rengekan bocah yang minta dibuatkan minuman hangat atau raungan sepeda motor dari tetangga sebelah. Saya tipe orang audio yang bisa langsung terganggu jika ada keramaian.

Sebenarnya saya juga bisa menulis saat Saladin bersekolah. Ada waktu sekitar 2 jam di pagi hari. Tapi kadang tidak bisa maksimal bekerja, karena kadang harus diburu waktu. Harus memasak untuk makan siang, menjemur pakaian, dan lain lain. Jadi saya kembali ke rutinitas begadang. Dan harus pintar mencari cara menjaga stamina.

Sekali begadang karena mengejar deadline, jadi ketagihan. Saat Saladin sudah terlelap, saya nyalakan laptop lalu jari jari ini menari di atas keyboard. Jadilah satu-dua tulisan yang akan ditampilkan di blog, atau dikirim ke media massa. Kegiatan menulis ini baru berhenti jam 12 malam, bahkan bisa jam 2 pagi jika belum menyelesaikan target tulisan.

Apa yang terjadi saat saya terbiasa begadang selama bertahun-tahun? Ternyata durasi tidur yang hanya 4-5 jam di malam hari membuat stamina menurun drastis. Di siang hari, tubuh menjadi lemas karena kurang istirahat. Bagaimana cara menjaga stamina?

Saya ingin sekali untuk berbaring dan memeluk bantal di siang hari, walau hanya 30 menit. Tapi Saladin susah sekali diajak tidur siang. Sepulang sekolah, ia langsung antusias bermain di halaman samping rumah yang luas. Kadang memanjat pohon mangga lalu berlari mengejar anak ayam. Saat kurang tidur, saya jadi tidak fokus saat menemani Saladin bermain. Pernah ia ketahuan menyebrang jalan sendiri, untungnya tidak keserempet sepeda motor.

Ketika badan kelelahan karena ingin tidur siang sementara yang ada di pikiran hanyalah deadline, stress mulai menyerang. Ternyata salah satu penyebabnya adalah durasi tidur yang kurang. Idealnya manusia tidur selama 7-8 jam sehari. Jika kurang, akan ada banyak penyakit yang menghinggapi.

Terlalu banyak begadang bisa menyebabkan masuk angin, tekanan darah tinggi, bahkan penyakit kronis seperti stroke, jantung, dan hepatitis. Saya tak menyangka bahaya begadang bisa sebanyak itu. Saat tidur malam, tubuh manusia meregenerasi sel dan membuang sisa racun. Jika jam tidur berkurang drastis, fungsi organ dalam akan berkurang karena kurangnya regenerasi sel. Tidur cukup adalah salah satu cara menjaga stamina.

Apa saya mau terkena penyakit hepatitis karena suka begadang? Tentu tidak. Jadi ketika tidak ada deadline, saya jauhkan segala gadget, lalu bertekad untuk tidur sebelum jam 9 malam. Jika laptop atau handphone masih menyala, bisa-bisa saya begadang lagi untuk menonton film atau membaca komik, mumpung tidak ada deadline. Padahal seharusnya begadang boleh saja, kalau ada perlunya (seperti kata Bang Rhoma Irama).

Selain mengurangi begadang, saya juga menjaga asupan makanan dan minuman, agar tidak terkena hepatitis. Minum air putih 8 gelas dalam sehari, makan sayur dan buah, juga mengurangi konsumsi gorengan. Lalu ada minuman yang rutin saya minum untuk cara menjaga stamina sekaligus mencegah kerusakan hati, yaitu herbadrink sari temulawak.

Exif_JPEG_420

Minuman Sehat Untuk Teman Begadang

Teman teman pernah minum jamu temulawak? Sekarang ada sari temulawak dari herbadrink. Minuman herbal enak ini rasanya manis dan segar banget. Gak ada sensasi pahit khas jamu. Cara menyajikannya juga praktis sekali, sobek satu sachet herbadrink temulawak, lalu campur dengan 150 cc air hangat. Atau bisa juga dicampur dengan air dingin.

Begitu meluncur di tenggorokan, nyess, segar dan enak. Gak berasa minum jamu. Sudah nikmat, berkhasiat pula. Oktober ini hujan belum turun juga, jadi di siang hari saya sedia air es dicampur dengan herbadrink sari temulawak. Lebih sehat bukan? Walau sering begadang, badan jadi lebih segar dan kuat.

Dilansir dari wikipedia, temulawak berkhasiat sebagai hepatoprotektor (mencegah penyakit hati), menurunkan kadar kolesterol, anti inflamasi (anti radang), laxative (pencahar), diuretik (peluruh kencing), dan menghilangkan nyeri sendi. Manfaat lainnya yaitu, meningkatkan nafsu makan, melancarkan ASI, dan membersihkan darah. Dengan minum herbadrink sari temulawak dengan teratur, bisa mengobati hepatitis.

Karena temulawak bisa meningkatkan selera makan, saya juga berikan herbadrink sari temulawak pada Saladin. Dia doyan banget lho, lihat fotonya, sampai wajahnya tak terlihat. Saking asyiknya minum 😊. Minuman herbal enak ini bisa diminum anak kecil sampai orang dewasa. Ini cara menambah nafsu makan anak tanpa harus memaksanya makan banyak.

Exif_JPEG_420

Setelah rutin minum , nafsu makannya makin baik dan ia tak lagi pilih-pilih makanan. Mau makan dengan lauk tempe atau telur ceplok pun ayo aja. Biar lebih enak, herbadrink sari temulawak yang ditambah dengan air dingin bisa ditambah satu sendok makan madu.

Herbadrink sari temulawak bisa didapatkan di apotik atau minimarket terdekat. Ada beberapa varian seperti herbadrink sari jahe, sari temulawak, dan sari lidah buaya. Ingin tahu cara menjaga stamina, hidup sehat, mengobati hepatitis, dan menambah nafsu makan anak? Minum herbadrink.